GAPOKTANHUT Dewi Pengukir raih PHBML-LEI

Ponorogo, 3 Juni 2016 telah dilak­sanakan peni­la­ian ser­ti­fikasi Pen­gelo­laan Hutan berba­sis Masyarakat Lestari (PHBML) ala Lem­baga Eko­la­bel Indonesia(LEI). kali ini pener­ima ser­ti­fikat adalah Gabun­gan Kelom­pok Petani Hutan (GAPOKTANHUT) Dewi Pen­gukir di Keca­matan Sam­pung Kabu­paten Ponorogo.

Foto bersama sete­lah penilaian

Peni­la­ian ini dilakukan oleh Lem­baga Ser­ti­fikasi Mutu­a­gung Lestari den­gan 3 panel pakar yaitu : Bpk Djuwadi(Sosial), Bpk Wibowo Jatmiko(Ekologi), Bapak Hadjib(Produksi) den­gan dukun­gan Ker­jasama LEI-Uni Eropa yang telah berlang­sung dari 2014 lalu.
GAPOKTANHUT Dewi Pen­gukir ter­diri dari 2 Desa yaitu Desa Kunti dan Desa Pen­gukir yang memi­liki areal seluas 638,803 Ha. Dibawah pimp­inan Bpk Sum­int, GAPOKTANHUT ini suk­ses mem­bawa 1.612 Kepala Kelu­arga (KK) meraih kelu­lu­san den­gan predikat baik (86.42).

Proses Peni­la­ian

Semoga den­gan usaha kami, kami men­da­p­atkan harga kayu yang lebih baik dan mense­jahter­akan anggota kami” Jawab Pak Sum­int sam­bil tersenyum di akhir acara peni­la­ian.
Hasil yang memuaskan ini tak luput dari peran serta wanita di dalam­nya. Ibu Wiji­as­tuti yang men­ja­bat seba­gai carik desa Pen­gukir dan Ibu Kat­mini warga desa Kunti. Kedua wanita ini san­gat faham betul den­gan doku­men legal­i­tas kepemi­likan lahan serta aktif dalam proses ser­ti­fikasi GAPOKTANHUT ini.


Proses ser­ti­fikasi di hutan rakyat ini meru­pakan salah satu bukti bahwa masyarakat juga bisa men­gelola hutan­nya secara lestari. Selain itu, ser­ti­fikat yang di dapat meru­pakan salah satu alat untuk meningkatkan daya saing dalam perda­gan­gan internasional.

Be Socia­ble, Share!

Comments are closed.

RSS Feed LEI | Subscribe via email

Provide by FeedBurner

LEI’s Certified Forests

Untitled Document

2.388.775,35 Ha Plan­ta­tion Forests
36.917,080 Ha Com­mu­nity Forests
5 Chain of Cus­tody



Total 2.425.020,43 Ha

(2017, Jan­u­ary)