Catatan Proses Penyusunan Sistem Verifikasi Legalitas Kayu

Tujuan Pengem­ban­gan dan Peru­mu­san Sis­tem Ver­i­fikasi Legal­i­tas Kayu adalah untuk mem­ban­gun suatu alat ver­i­fikasi legal­i­tas yang kred­i­bel, efisien dan adil seba­gai salah satu upaya men­gatasi per­soalan pem­bal­akan liar.

Proses pen­defin­isian stan­dar legal­i­tas kayu, pengem­ban­gan kelem­ba­gaan dan sis­tem ver­i­fikasinya telah dim­u­lai sejak tahun 2003, proses ini dilan­dasi oleh MoU Indone­sia – Ing­gris dalam penan­ganan masalah ille­gal log­ging di Indone­sia. The Nature Con­ser­vancy (TNC) memimpin pelak­sanaan peker­jaan ini dan telah melakukan beber­apa work­shop mul­ti­p­i­hak ter­ma­suk uji­coba lapan­gan. Hasil proses ini adalah draft stan­dar legal­i­tas yang ter­diri dari prin­sip, kri­te­ria, indika­tor dan pan­d­uan ver­i­fikasinya, yang selan­jut­nya dise­but den­gan Draft Stan­dar Legal­i­tas Kayu versi 1.0

Down­load di sini.

Share and Enjoy:
  • Print
  • Facebook
  • Google Bookmarks
  • PDF
  • RSS
  • Twitter

Leave a Reply

You must be logged in to post a comment.

RSS Feed LEI | Subscribe via email

Provide by FeedBurner

LEI’s Certified Forests

Untitled Document

411.690 Ha Nat­ural Forests
970.112 Ha Plan­ta­tion Forests
26.719 Ha Com­mu­nity Forests
6 CoC



Total 1.407.542 Ha

(2012, June)